Hadiah
Setelah kemelut batin terjadi beberapa waktu sebelum memutuskan resign kerja, melalui berbagai pertimbangan akhirnya dengan modal bismillah saya menyerahkan surat pengunduran diri.
Teman-teman dan juga beberapa atasan sempat tidak percaya, tapi setelah dijelaskan alasannya akhirnya semua jadi mengerti dan menerima.
Menunggu hampir 1 bulan untuk menyelesaikan pekerjaan sekaligus memberikan pelatihan kilat kepada rekan pengganti.
Jadi ingat, saya menyerahkan dokumen serah terima beratus-ratus lembar seperti laporan skripsi. Karena pekerjaan saya banyak, dan harus dicatat dengan detail. Hahaha
Pas sudah resmi dirumah, hari-hari saya isi dengan ngatar sikecil les BTQ dan hafalan. Selebihnya rutinitas IRT pada umumnya.
Karena selama ini mudik setahun sekali dan dirumah paling lama seminggu, kesempatan ini saya pake buat mudik rencana awalnya sekitar 5 bulan dan suami pun ACC.
Setelah sampai dikampung selang seminggu suami balik ke Tangerang buat kerja, saya belum mens, dan iseng saya tespack padahal baru telat sehari langsung positif. Yg ditunggu-tunggu setelah 1½ tahun Allah kabulkan diwaktu yang tepat.
Tapi ternyata hadiah resign ini sepaket sama ujian yg harus saya lewati. Ujiannya apaa? Next yaa, bocil minta di oyong-oyong mau bobok siang...
Komentar
Posting Komentar